Ajik Ajik
Web Blog Undip Web Blog Undip

Calendar

December 2013
M T W T F S S
« Sep   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Main

Categories:

Archives:


Links

Meta:


BLU, bagaimana Layanan Anda ?

December 31, 2013
Filed under: Cerita Bebas — ajiksujoko @ 12:38 pm

 

Sekedar cerita ketika naik bus angkutan umum yang konon disebut BRT di Semarang di akhir-akhir bulan Desember 2013. Yang menarik ada seorang penumpang yang ikut. Ia seorang laki-laki separuh baya yang naik dari tempat menaikkan bus (shelter) akan ke Terminal (..). Ketika di dalam bus, dia membayar pake uang 50 rb. Oleh si kondektur bus BRT uang tersebut tidak ia terima. Malah bilang :”gak ada kembaliannya, dituker dulu”…ehhh…lantas penumpang tadi ya cukup kesal…dan bilang …”ini gak ada uang kecil” (sambil nunjukin dompetnya yang ternyata banyak lembaran 50 rb-an….
Kebetulan ada seorang ibu yang duduk dibelakang…dia bilang : “eh mas..ini tak tuker…ada uang receh nich..”… Lantas apa reaksi si kondektur BRT ?…. Ia langsung saja ambil uang 50 rb-an yang masih ada di tangan penumpang tanpa permisi. Kebetulan saja penumpang tadi turun di transit bersama ae….Penumpang berujar kepada ae…bahwa ia kesal dengan ulang si kondektur yang kasar..”Saya ini sudah 2 tahun jadi sopir Trans di Jakarta. Tapi tidak seperti itu caranya. Masak penumpang sudah masuk bus disuruh tuker uang…” ……..ae hanya mengangguk-angguk saja. Lantas ae bilang “ saya juga pernah ikut bus BRT , saya bayar pake uang 50 rb tidak ada kembaliannya, malah disuruh turun di shelter terdekat”. Penumpang tadi malah emosi ae bilang begitu….”Model apa itu, harusnya memberikan pelayanan yang bagus. Manajemen nya tidak bagus“.
Ada cerita di atas kok ae malah teringat apa yang disebut BLU. Singkatan Badan Layanan Umum. Kalau liat sekilas di seragam kondektur BRT, sebelah atas kantong baju kanan tertulis inisial/nama, sedang di sebelah kiri tertulis BLU….ya mungkin saja berbentuk BLU.
Apa yang memang demikian contoh pelayanan BLU yang masih ada. Sepertinya menyinggung pelayanan dan manajemen ada hal yang saling berkaitan. Namanya pelayanan kepada masyarakat umum merupakan prioritas dari suatu BLU. Memberikan pelayanan tidak hanya serta merta terwujud bila tidak didukung manajemen yang bagus. Contoh konkrit terbukti, kondektur tidak diberikan uang pecah untuk memberikan kembalian kepada seorang penumpang. Jadi tidak salah juga kondektur menyuruh penumpang mencari uang pas atau malah disuruh turun dari bus. Hal yang kecil demikian memang terjadi dalam pelayanan umum, khususnya dalam pelayanan masyarakat menggunakan kendaraan umum.
BLU tidak hanya di bus BRT saja. Rumah Sakit pun ada yang berbentuk BLU, bahkan Perguruan Tinggi pun ada juga yang berbentuk BLU. Jadi bagaimana layanan Anda yang sudah diberikan kepada masyarakat ? …alih-alih memberikan layanan kepada masyarakat, mengatur urusan internal organisasi saja terkadang sulit, apalagi ketika bertemu dengan yang berkaitan dengan uang, seperti gaji, honor, tunjangan, TPK, dll….Pokoknya yang sebangsanya gitu-gituan….. Kalau tidak sulit ya disulit-sulitkan. Apa yang memang aturan main yang membuat sulit atau memang dibuat sulit sendiri, ah….ga’ tau lah….
Terkadang ya gimana…seperti di rumah sakit yang berbentuk BLU, kalau memberikan layanan kesehatan dan memberikan tarif , kok ya mencekik pasien..Pernah juga ketika naik angkut..seorang penumpang yang curhat dengan sopir…ae hanya jadi pendengar saja…..penumpang tadi berujar “Masak saya ini orang tidak punya (“golongan orang tidak mampu”) mau membawa istri yang mau melahirkan di RS (….konon RS nya sudah BLU.?) kok ya tidak diterima, malah disuruh ke RS Daerah sana yang jaraknya jauh. Padahal surat-surat (“Surat Golongan Orang dibawah Kemampuan…?”) saya ada, jaminan persalinan dll….ada….apa-apa n ? wah pokoknya kapok membawa istri di RS itu…belum periksa sudah disodori surat-surat pernyataan kesanggupan…………..”
AH itu juga belum seberapa….konon ada juga Perguruan Tinggi berbentuk BLU yang mengenakan tarif seperti penumpang BRT. Untuk umum bayar 3500, anak sekolah bayar 2500. Ya,…tentunya tarifnya konon sesuai golongan-nya…lah….Tapi ya gimana lagi,,, tariff tinggi menjadi incaran ….ini kan aneh…sekolah mahal ya tetap bayar……….
Kalo liat-liat pengalaman naik BRT…bagi penumpang sangat diuntungkan dengan sekali bayar bisa naik bus sampai tujuan, meskipun transit. Segi biaya yang dikeluarkan lebih hemat ketimbang naik angkot umum yang harus bayar lebih. Tapi untuk pelayanan kesehatan & pendidikan bisa hemat kalo memiliki surat / dukungan “golongan orang tidak mampu” …masak begini caranya ya ..??? apakah mendidik ??…Ya, mungkin bisanya baru kaya gini…………………………………….

Share on Facebook

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. | TrackBack URI

Leave a comment

XHTML ( You can use these tags): <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> .

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.

*


Sunflowers Theme by Pello Xabier Altadill Izura