Ajik Ajik
Web Blog Undip Web Blog Undip

Calendar

January 2018
M T W T F S S
« Dec   Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Main

Categories:

Archives:


Links

Meta:


Ilmiah / manfaat

January 22, 2018
Filed under: Cerita Bebas — ajiksujoko @ 9:59 am

Bagi yang berkesempatan mengenyam pendidikan, khususnya sampai pendidikan tinggi, tentu tidak asing mendengar ilmiah. Bahkan telah membuat suatu produk yang dianggap ilmiah. Misalnya Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, Desertasi.  Menurut Kamus Besar Bahasa Indonedia (KBBI) ilmiah bersifat ilmu; secara ilmu pengetahuan; memenuhi syarat (kaidah) ilmu pengetahuan. ‘Ilmu dalam terjemahan arab, sering dimaknai dari huruf yang membentuknya yaitu ‘Ain, Lam dam Mim. Ada yang memaknai dengan artian ‘Iliyun diambil dari huruh “Ain, Latifun diambil dari huruf Lam dam Mulkun yang diambil dari huruf Mim.

Namun, yang sering terjadi, produk ilmiah yang dihasilkan dari produk pendidikan tinggi kurang memaknai dari pengertian ‘ilmu versi arab. mungkin cara atau titik tolak harfiah mengenai ilmu sudah berbeda. Sebagai contoh, mualif kitab/buku jaman setelah Sahabat Nabi Muhammad SAW, membuat kitab sebagai rujukan/panduan dalam ajaran Islam, entah itu dalam beribadah kepada Allah SWT atau bermuamalah, bahkan mengenai bidang kesehatan atau bidang lainnya. Pada kenyataannya ilmu yang didapat melalui kitab/bukuya dijadikan referensi sampai jaman sekarang. Mualif kitab/buku memang dari kecil sudah terlatih belajar tidak mengenal usia. Tidak dikenal melanggar “property right” /hak cipta jika menyebarluaskan kitab/bukunya. Bisa dibilang copy is all right tidak ada larangannya bahkan stempel haram. Memang dalam kontek ‘ilmu dalam versi arab lebih mengutamakan ilmu yang bermanfaat.

Mugkin lain lagi bagi mereka yang menghasilkan produk yang dianggap ilmiah, setelah membuat kitab/buku mereka kumpulkan dalam koleksi perpustakaan atau dijual dengan tarif “sekian dollar/rupiah”. Ada juga yang begitu percaya diri karena hasil produk-produk ilmiahnya, disemati penghargaan berupa gelar. Semakin tinggi jenis pendidikan, maka pembuatan/metode produknya harus bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Bisa jadi banyak yang tidak percaya diri, karena merasa produk ilmiahnya belum banyak atau kurang memberikan manfaat.

Pendidikan di Perguruan Tinggi diharapkan memberikan sumbang sih produk-produk ilmiah yang bermanfaat. Semakin banyak Perguruan Tinggi, tentunya semakin banyak sumbang sih produk ilmiah yang diberikan. Kalau belum bisa memberikan manfaat kepada orang lain/masyarakat apalagi negara, minimal memberikan manfaat kepada pembuat produknya.

Share on Facebook

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. | TrackBack URI

Leave a comment

XHTML ( You can use these tags): <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> .

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.

*


Sunflowers Theme by Pello Xabier Altadill Izura